Tuesday, June 5, 2007

What is your life style ???

”Negara bagian California telah menyetujui kunjungan hubungan seks di penjara bagi narapidana yang homoseks. Kunjungan itu diberikan pada pasangan yang terdaftar secara resmi. Di negara bagian tersebut ada aturan dalam perundangan yang mengatur pemberian hak-hak yang setara bagi pasangan suami-istri heteroseksual (laki-laki dan perempuan). Narapidana yang mendapat giliran kunjungan suami-istri diizinkan berdua dengan pasangannya di apatemen kecil atau rumah mobil di penjara hingga 72 jam. Pengunjung diizinkan membawa paling banyak 10 kondom dan narapidana boleh memasak di tempat itu.”

Membaca berita itu dari sebuah surat kabar ternama, ada sebuah keprihatian yang menggema. Jika iklim politik saja sudah mencerminkan dukungannya pada kebobrokan moral, maka apa jadinya nanti negara dan warganya yang menerapkan iklim tersebut. Perilaku-perilaku menyimpang dan kian terlegitimasi di mana-mana turut mendukung runtuhnya moral dan mental bangsa. Sayangnya hal itu sering tak disadari. Tahu tahu banyak dari kita yang jadi pendukung kemaksiatan. Gaya hidup itu terasa sah-sah saja padahal akibatnya justru bisa jadi bom waktu bagi umat manusia. Ada yang berpendapat bahwa kasihan mereka yang emang karakter hidupnya cenderung pada homoseksual. Kaum tersebut merasa menderita karena begitu dilecehkan dan butuh pengakuan untuk eksistensi gaya hidupnya. Mereka mengusung hak asasi sebagai pintu legitimasi keberadaan mereka. Padahal hidup bahagia bukanlah dicapai dengan pemuasan nafsu seksual dan syahwat. Pemuasan tersebut terkesan di agung-agungkan, dianggap sangat penting dan merupakan hak yang asasi. Kenyataannya, propaganda semacam ini memang terus dilancarkan di seluruh muka bumi. Sayangnya banyak dari kita yang membenarkan dan mendukung propaganda tersebut. Yah, perang pemikiran (Ghazwul fikri) memang sedang gencar dilakukan oleh komunitas yang menyudutkan Islam karena Islam tidak mengenal gaya hidup maksiat. Justru ada nilai-nilai luhur, kasih dan syang di dalamnya tuk capai hidup bahagia yang sebenarnya. So, Open Our Eyes About It and Make an Action....!

No comments: